Strategi Pembelajaran Kimia
Berbasis Komputer
Seorang yang berperan dalam mengatur
strategi, untuk memenangkan peperangan sebelum melakukan tindakan, ia akan
menimbang bagaimana kekuatan pasukan
yang dimilikinya baik dilihat dari kuantitas maupun kualitas; misalnya
kemampuan setiap personal , jumlah dan kekuatan persenjataan, motivasi pasukannya,
dan lain sebagainya. Selanjutnya ia juga akan mengumpulkan informasi tentang kekuatan lawan , baik jumlah prajuritnya
maupun keadaan persenjataannya. Setelah semuanya diketahui, baru kemudian ia
akan menyusun tindakan apa yang harus dilakukanya, baik tentang siasat
peperangan yang harus dilakukan, taktik dan teknik peperangan maupun waktu
yang tepat untuk melakukan suatu
serangan, dan lain sebagainya. Dengan demikian dalam menyusun strategi perlu
memperhitungkan berbagai faktor, baik ke dalam maupun ke luar.
Dalam dunia pendidikan, strategi di
artikan sebagai a plan, method, or
series of activities designed to achieves a particular education goal (
J.R. David, 1976). Jadi, dengan demikian strategi pembelajarann dapat
diartikan sebagai perencanaan yang
berisi tentang rangkaian kegiatan yang didesain untuk mencapai tujuan
pendidikan tertentu.
Kemajuan Teknologi pada zaman sekarang,
akan sangat menguntungkan apabila seorang pendidik atau peserta didik dapat
memanfaatkannya dengan maksimal. Dimana koneksi internet yang sudah sangat
mudah diakses, maka setiap orang dapat menjangkau suatu informasi kapanpun,
dimanapun, dan apapun. Oleh karena itu untuk memaksimalkan untuk mencapai
tujuan dari pembelajaran kimia, maka komputer adalah salah satu strategi
terbaik yang dapat digunakan untuk mendukung pembelajaran kimia sekarang ini.
Dengan menggunakan komputer, maka tujuan-tujuan dari suatu pembelajaran dapat
di capai dengan lebih maksimal.
Ada dua hal yang patut kita cermati
dari pengertian-pengertian di atas.
Pertama, strategi pembelajaran kimia berbasis komputer merupakan rencana
tindakan (rangkaian kegiatan ) termasuk
penggunaan metode dan pemanfaatan berbagai sumber daya/kekuatan dalam
pembelajaran kimia. Kedua, strategi disusun untuk mencapai tujuan tertentu.
Artinya, arah dari semua keputusan
penyusunan strategi adalah pencapaian tujuan. Dengan demikian,
penyusunan langkah-langkah pembelajaran, pemanfaatan berbagai fasilitas dan sumber belajar semuanya diarahkan dalam
upaya pencapaian tujuan. Oleh sebab itu, sebelum menentukan strategi, perlu
dirumuskan tujuan yang jelas yang dapat diukur
keberhasilannya, sebab tujuan adalah rohnya dalam implementasi
suatu strategi.
Referensi :
Sanjaya, Wina. 2006.
Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta :
Kencana Prenadamedia Group.